Ketika Biru tak lagi Biru

Pagi yang dingin tak mampu merayuku
Bahkan untuk sekedar menahanku
Aku terus saja berkemas
Menyiapkan bekal yang mungkin saja tidak cukup

Ini memang lebih dari sekedar cerita
karena kudapatkan serialnya bersambung sambung

Ketika biru tak lagi biru
Aku masih setia kepadamu
Menyapamu setiap pagi
Juga melenakanmu sepanjang malam

Original by. Hawe

 

Iklan

Tentang Hagus

Saya seorang Paramedis, yang kebetulan juga menyukai aktifitas blogging.
Pos ini dipublikasikan di Puisi dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s